“igossummit2”
OSS vs Proprietary
Perangkat lunak berbayar (proprietary) adalah perangkat lunak yang dapat Anda gunakan setelah Anda membeli atau membayar lisensinya. Contoh perangkat lunak berbayar adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh Microsoft Inc. (Windows, Office, dll.), AutoDesk (AutoCAD), dan pengembang peranti lunak global lainnya.
Perangkat lunak berbayar produksi dalam negeri juga banyak, Anda tentu sudah mengenal perangkat lunak seperti ANDAL, ACCURATE, ZAHIR, dll. Dengan ditegakkannya hokum atas Hak Cipta, tentu akan membuat bisnis pengembang peranti lunak dalam negeri akan tumbuh subur, karena para lulusan perguruan tinggi berbasis teknologi informasi tidak takut hasil karyanya akan digandakan secara membabi-buta oleh masyarakat.
Di sisi lain bagi Anda juga dapat memanfaatkan perangkat lunak OSS secara tidalk berbayar atau tanpa harus membayar lisensi. Contoh perangkat lunak OSS adalah perangkat lunak global yang dikembangkan oleh Red Hat, Ubuntu, Debian, SuSe, Mandrake, dll.
OSS juga telah dikembangkan di dalam negeri, dan dimotori oleh Kementerian RISTEK RI / BPPT dan produknya yang terus dikembangkan diberi nama IGOS (Indonesia Go Open Source).
Para pebisnis teknologi informasi dapat memanfaatkan OSS sebagai peluang bisnis baru yaitu dengan membuka bisnis jasa layanan OSS.
Senin, 19 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar