Senin, 19 Mei 2008

Apakah Open Source Software itu ?

“igossummit2”

Apakah Open Source Software itu ?

Open Source Software (OSS) adalah metodologi pengembangan perangkat lunak (software) yang menawarkan kemampuan praktis untuk sebuah sumber produk (barang dan pengetahuan).

Open Source dipopulerkan oleh gerakan yang menamakan dirinya Open Source Initiative. Sejalan dengan Open Source ada gerakan lain sejenis yang menamakan dirinya Free Software Foundation dan mempopulerkan faham Free Software. Yang dimaksudkan dengan free disini bukannya peranti lunak komputer yang dikembangkannya dijual secara gratis atau tidak perlu membayar, tetapi lebih diartikan sebagai kebebasan.

Lisensinya dinamakan GPL (General Public Licence) yang memiliki prinsip-prinsip bebas menjalankan program komputer, bebas mempelajari bagaimana program bekerja dan mengadaptasi sesuai kebutuhan, bebas mendistribusikan ulang dan bebas meningkatkan atau memperbaiki program dan mempublikasikannya, source code dapat diakses oleh umum dan tidak terdapat perlindungan hukum sama sekali.

Yang kini dikenal sebagai Linux adalah salah satu sistem operasi yang dikembangkan dibawah lisensi GPL yang dikeluarkan oleh Free Software Foundation. Penggagas Free Software Foundation, Richard Stallman selalu menyebutnya secara lengkap sebagai GNU/Linux.

Perubahaan-perusahaan atau organisasi-organisasi pendistribusi perangkat lunak berbasis Open Source yang terkenal adalah: Redhat Inc., Mandrake Soft SA., Caldera, Debian, Slackware, SuSE, Trustix, dan banyak perusahaan lain. Karena perusahaan-perusahaan atau organisasi-organisasi tersebut (distributor) mendistribusikan perangkat lunak open source, maka timbul istilah baru dalam dunia perangkat lunak open source yaitu "DISTRIBUTION", yang oleh komunitas perangkat lunak open source Indonesia diterjemahkan ke dalam bahasa gaul menjadi 'DISTRO'.

Distro adalah paket perangkat lunak open source yang didistribusikan (baik komersil maupun tak-komersil) oleh distributor perangkat lunak open source. Distro umumnya memiliki nama sesuai dengan nama distributornya seperti: Redhat, Mandrake, Caldera, Debian, Slackware, SuSE, Trustix, dan lain-lain.

Kita boleh berbangga karena sudah ada sebuah distro yang dikembangkan oleh putra-putra Indonesia melalui Kementerian RISTEK RI / BPPT, yaitu IGOS (Indonesia Go Open Source). Dan menurut rencana, berkaitan dengan IGOS Summit 2, CD IGOS Apkomindo akan disebar luaskan oleh Apkomindo secara gratis untuk mendukung atau mensosialisasikan penghormatan atas Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya disektor perangkat lunak komputer.

Tidak ada komentar: